Novel Review: Kutipan Favorit Pertama Catatan Hati Seorang Istri (Asma Nadia)

Sejujurnya mbak Asma, hanya ada satu alasan inti kenapa lelaki menikah lagi. Saya dan seorang teman saat itu langsung menyimak baik-baik. “Dan itu bukan karena menolong, bukan karena kasihan, atau alasan lain. Saya lelaki. Dan kalau saya menikah lagi itu murni karena saya suka dengan gadis itu. Saya jatuh cinta. Titik.”
Wah, jujur sekali. Piker saya salut. - Asma Nadia –

Kutipan novel di atas merupakan keutipan pertama yang saya kutip dari novel Catatan Hati Seorang Istri oleh Asma Nadia. Sebuah novel yang saat ini tengah menjadi incaran sebagian besar perempuan untuk dijadikan salah satu kitabnya dalam mengobati hati. Sebuah novel yang saat ini tengah dijadikan sinetron dan ditayangkan pada salah satu stasiun televisi nasional yang begitu menjadi perbincangan banyak perempuan di luar sana. Sebuah novel fenomenal bagi sebagian orang termasuk saya, karena penulisnya yang merupakan salah seorang penulis perempuan terkenal yang ada di negeri ini.


Dari kutipan pertaman ini, terjawab sudah pertanyaan, mengapa novel dan sinetron CHSI ini begitu menyedot perhatian banyak kaum hawa? Ya, karena novel ini menyuguhkan berbagai fenomena “sungguhan” yang berlatar dari kehidupan nyata seseorang dan bukan fenomena “buatan” bak alur cerita sinetron “asal-asalan”.
Semoga, banyak sisi positif yang bisa saya dan kita tangkap setelah beranjak dari kutipan pertama favorit saya dalam novel ini. Tidak muluk-muluk, saya hanya ingin menjadi seorang wanita yang hatinya lembut namun ketika tergores luka, mampu berupaya menyembuhkan luka itu dan membuktikan kepada dunia bahwa wanita adalah makhluk yang penuh kelembutan yang layak dilindungi oleh prianya.

Kepada calon pria halalku, “hati ini akan terlihat garang jika kau perlakukan semaumu. Namun, jika kau mengetahui adab memperlakukan wanita, Insya Allah, hati akan akan terpancar kelembutannya. Bahkan, tidak hanya sekadar kau lihat, namun dapat kau rasakan hingga kau lupa ada wanita lain selain saya di belahan bumi ini”. Ceilaaahhhhh…hahahaha

0 komentar:

Posting Komentar