Indonesia Memilih

Holla...apa kabarnya teman-teman di sore hari ini? Apakah tinta biru sudah melekat di kelingking teman-teman? Saya sudah loh! Ohh..gak penting yah? :D

Ada dua pasang calon presiden dan wakilnya yang siap menjadi pemimpin bangsa untuk lima tahun kedepan, dan kita sebagai masyarakat yang menentukan siapa di antara mereka yang berhak menyandang gelar 01 Republik Indonesia. 
Siapapun yang terpilih nantinya, semoga amanah. Simpel kan? Iya, simpel diucapkan tapi tidak sesimple itu untuk menunjukkan arti "amanah" yang sesungguhnya.

O iya...bagaimana dengan lembaga-lembaga survey yang sudah siap sebagai tim independent dalam proses perhitungan cepat atau biasa disebut quick count? Pasti lagi sibuk dengan alat hitungnya masing-masing yah sekarang. Buat kalian, tetap amanah juga yah? Netralitas harus tetap dijunjung tinggi.

Saya miris melihat pihak-pihak yang harusnya menjunjung netralitas, malah ikut mendukung calon-calon tertentu dan secara terang-terangan menunjukkan aksi fanatismenya. Terlepas dari itu, bagi kita masyarakat sipil yang memiliki hak pilih, jangan sampai mudah terpengaruh dengan aktivitas black campaign dari oknum yang sudah men-Tuhan-kan kemenangan melalui cara apapun. Sudah saatnya, masyarakat Indonesia bijak dalam menentukan pilihan, tidak gampang terpengaruh dengan iming-iming yang belum pasti menjanjikan. Di sisi lain, para relawan atau simpatisan pun harusnya cermat dalam melancarkan aksi kampanye calonnya. Karena, sudah pasti ada saja masyarakat yang tampak mendukung, tapi siapa yang tahu mereka mencoblos siapa di bi dalam bilik?

Hari ini, Indonesia kembali memilih. Bermacam-macam cara masyarakat dalam menunjukkan keikutsertaannya dalam pesta rakyat kali ini. Khususnya, di dunia maya pada daftar kontak BBM (Blackberry Messenger) saya hari ini yang banyak memasang display picture menggunakan wajah pasangan calon pilihannya masing-masing. Cara lain, banyak pula di antara mereka yang memasang foto sedang mencoblos di dalam bilik, ada juga yang memasang foto kelingkingnya yang sudah bertinta biru serta foto suasana Tempat Pemungutan Suara di tempatnya memilih. Nah, saya masuk kategori yang terakhir itu. Hitung-hitung sambil live report-lah kepada teman-teman yang lain. Hihi...

Terlepas dari itu semua, benak saya terusik tentang "sedang apa yah calon presiden dan wakil presiden saat ini?", "Apa mereka sedang merasakan detak jantung yang berdegup lebih kencang dari biasanya?", sama tegangnya-kah mereka saat ini dengan saya ketika saya akan menghadapi ujian munaqasyah (sidang tutup skripsi) pekan lalu? *eciyeee...pamer*. Mungkin iya, karena mereka bukan Manusia Setengah Dewa. Mereka hanya manusia biasa yang diberi amanah lebih dari Yang Maha Kuasa untuk menjadi calon pemimpin bangsa ini.

Apapun dan bagaimanapun yang terjadi nantinya, semoga pilpres kali ini mendatangkan berkah Ramadhan bagi Indonesia. Saya yakin, siapapun yang terpilih nantinya akan mampu memimpin Indonesia dan membawa perubahan.

Yoo wess...kita lihat saja, Prabowo-Hatta ataukah Jokowi-JK yang akan menjadi pemimpin kita? Hanya Tuhan yang tahu. Tapi, sabar...kelak, kitapun akan tahu. 

See you on next article!

0 komentar:

Posting Komentar