Media komunikasi merupakan sarana untuk menyampaikan pesan atau ide yang berasal dari komunikator ke komunikan. Media ini dapat diibaratkan sebagai perantara antara komunikator dan komunikan. Dengan kata lain, sebuah pesan tidak akan sampai ke komunikan tanpa adanya media. Media yang dimaksud juga biasa disebut dengan channel.
Berbicara tentang hakikat, sangatlah berkaitan erat dengan fungsi media komunikasi bagi kehidupan manusia. Sebagaimana kita ketahui bahwa kehidupan manusia tidak akan terlepas dari proses komunikasi. Artinya, dalam aktivitas apapun, terdapat proses komunikasi di dalamnya.
Secara garis besar, fungsi media komunikasi ialah untuk memperlancar dan mempermudah interaksi antarmanusia. Melalui media juga akan timbul persamaan persepsi antara komunikator dengan khalayaknya, sehingga tidak terjadi kesalahpahaman (miss understanding).
Melalui media massa, manusia juga dapat melakukan proses peningkatan (upgrade) kualitas hidup. Melalui informasi yang diperoleh, manusia dapat belajar, menambah pengetahuan dan pengalaman,berinteraksi, bersosialisasi dan memenuhi kepuasan batin, dan secara langsung dapat memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas hidup dalam berbagai bidang.
PENGGUNAAN MEDIA MASSA
Secara umum, media massa merupakan saluran, alat ataupun sarana berkomunikasi atau penyampai pesan yang dapat diakses tanpa adanya batasan. Artinya, dapat mudah diakses oleh khalayak atau audience. Media massa ini dibedakan menjadi dua jenis, yaitu media massa elektronik dan media massa cetak. Dan, di zaman sekarang ini, kedua jenis media tersebut mengalami konvergensi, dimana keduanya dapat diakses secara bersamaan dengan menggunakan jaringan internet.
Dalam penggunaannya, kedua jenis media massa ini sangat bergantung pada kemampuan masyarakat dalam mengakses informasi. Pada zaman sekarang, masih bisa kita temukan adanya sekelompok masyarakat yang tidak mampu mengakses informasi melalui media elektronik. Hal tersebut dapat terjadi karena beberapa daerah di Indonesia masih mengalami keterbatasan. Misalnya, listrik yang belum memadai. Sebagai contoh daerah yang pernah saya kunjungi yang belum tersentuh oleh jaringan listrik ialah satu daerah perkampungan bugis di Polohu yang berlokasi di Kabupaten Mamuju Tengah, Provinsi Sulawesi Barat. Masyarakat disana hanya bisa menikmati fasilitas listrik yang diperoleh dari swadaya masyarakat setempat, itupun hanya dapat digunakan pada jam enam sore hingga jam sepuluh malam. Selebihnya, gelap gulita. Berbanding terbalik dengan masyarakat perkotaan yang telah dilengkapi dengan fasilitas serba ada, tentu kemampuan mereka dalam mengakses informasi melalui media elektronik berada jauh di atas kemampuan masyarakat di luar daerah perkotaan.
Adapun fenomena kecenderungan masyarakat perkotaan yang lebih senang mengakses informasi melalui media elektronik daripada media cetak didasari atas kurangnya waktu luang mereka untuk membuka koran, lembar demi lembar yang tentu menggunakan lebih banyak waktu ketimbang menggunakan media elektronik yang menggunakan prinsip "sekali pencet" dimana masyarakat sudah bisa melakukan pekerjaannya di kantor sambil mendengarkan radio atau menonton televisi.
KEPUASAN YANG DIPEROLEH DALAM MENGGUNAKAN MEDIA MASSA
KEPUASAN YANG DIPEROLEH DALAM MENGGUNAKAN MEDIA MASSA
- Kognition, merupakan pengetahuan yang mendasari tindakan individu untuk mengetahui sesuatu. Setiap orang memiliki sisi dalam dirinya yang mendorongnya untuk selalu ingin tahu tentang apa saja yang terjadi di dunia serta selalu membutuhkan ide agar bisa melakukan sesuatu yang baru demi untuk sebuah inovasi yang mampu memenuhi kebutuhan hidupnya dalam rangka bertahan hidup ataupun meningkatkan kesejahteraan. Tanpa adanya media yang dapat menyalurkan informasi, maka masyarakat hanya akan melakukan sesuatu yang datar-datar saja tanpa adanya perkembangan yang lebih baik.
- Diversion, merupakan hiburan yang dapat menghilangkan rasa bosan, memberikan relaksasi serta dapat membantu melepaskan emosi. Setiap individu pasti akan merasakan jenuh dalam menjalankan aktivitasnya sehari-hari, maka dari itu media hadir untuk memberikan hiburan kepada masyarakat.
- Social Utility, merupakan kepentingan sosial yang dapat mempererat hubungan antarmasyarakat. Media tidak hanya sekadar memberikan informasi dan hiburan, akan tetapi media juga mampu menjadi sarana bagi masyarakat untuk memperluas jaringannya, sehingga masyarakat mampu terhubung dengan masyarakat lainnya.
- Withdrawal (pelarian). Sebagian orang menggunakan media sebagai pelariannya untuk tidak melakukan aktivitas lain yang tidak bermanfaat bagi dirinya.
Dari wacana yang telah saya review ini telah dipaparkan bahwa media berperan penting dalam perkembangan masyarakat yang menentukan kualitas masyarakat tersebut. Entah apa jadinya jika media tidak hadir di tengah-tengah masyarakat. Tanpa adanya media, masyarakat akan menghadapi kehidupan yang stagnan, diam dan bahkan tidak tahu harus melakukan apa di masa yang akan datang dengan persaingan yang semakin kompleks. Terlebih pada masyarakat sekarang yang begitu menggantungkan hidupnya pada media. Utamanya, bagi para pelaku bisnis yang memanfaatkan media massa untuk menyebarluaskan usahanya.
Media tidak hanya mampu menyediakan informasi, tapi juga berperan dalam menyeimbangkan jiwa atau emosi seseorang, sebab media juga mampu memberikan hiburan yang dapat melepaskan seseirang dari rasa jenuh atas aktivitasnya yang setiap hari hanya berulang pada satu hal. Utamanya, bagi para karyawan(ti).

0 komentar:
Posting Komentar